Kembalikan Budaya Berjalan Kaki Guna Menyongsong Pembangunan Berkelanjutan

Kehidupan di jalanan sudah tidak semenyenangkan di masa lampau.. Polusi udara dari emisi gas kendaraan bermotor, polusi suara dari suara mesin kendaraan bermotor, dan juga polusi ruang akibat padatnya dan egoisme para penunggang kuda besi dan kereta berengine di jalanan telah merajalela. Kemacetan sudah menjadi santapan sehari-hari masyarakat khususnya yang berada di kota-kota dengan intensitas kesibukan tinggi.

CaptureDalam prespektif saya yang subjektif ini menganalisis mengapa kemacetan terjadi dan mewabah di negara-negara berkembang. Hal tersebut merupakan akibat yang ditimbulkan dari cultural shock akibat perubahan teknologi yang berlangsung terlalu cepat untuk masyarakat yang baru berangkat menuju kearah yang lebih baik. Masyarakat di Indonesia saat ini seharusnya menghadapi teknologi yang setara dengan Korea ataupun Jepang di era ’80 atau ’90an. Namun, karena berada dalam dimensi waktu yang sama maka hal ini tak dapat ditolak.

Model Kontemporer Pembangunan dan Keterbelakangan

Lalu, apakah ada cara untuk memperbaiki hal ini melihat problematik yang dihadapi cukup pelik? Pastinya ada!!!! Firman Allah dalam surat Ar-Ra’d/13:11 :

إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ

Yang artinya: Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dari spirit yang dipancarkan ayat tersebut maka marilah kita berusaha merubah problematika yang dihadapi negeri kita.

Lantas bagaimanakah keputusan yang harus diambil? Dari sudut pandang saya pribadi adalah dengan mengembalikan budaya jalan kaki dan meningkatkan kesadaran untuk lebih memakmurkan transportasi umum ketimbang menggunakan kendaraan bermotor pribadi.

Berjalan merupakan suatu hal yang sepele namun merupakan hal yang sangat fundamental dalam masalah ini. Pernahkah Anda sadari bahwa kebanyakan di negara maju masyarakatnya lebih memilih berjalan kaki atau menggunakan transportasi umum? Dari hal ini bisa dianalisis bahwa karakter masyarakat di negara yang telah maju seperti apa, tidak perlu saya jelaskan secara rinci.

Perlukah Indonesia Menjadi Negara Maju?

Masukan dari saya untuk mengembalikan budaya ini adalah dengan mengadopsi kurikulum di sekolah dasar yang ada di Jepang mengenai budaya jalan-jalan di lingkungan sekitar. Hal tersebut dapat menjadi langkah awal yang strategis. Dengan begitu, kesadaran sejak dini telah ditnamkan dan hal tersebut dapat menjadi budaya yang menyenangkan, TRUST ME!

Jika budaya tersebut dapat dimiliki oleh masyarakat, bukan tidak mungkin hal kecil ini dapat meningkatkan kualitas kehidupan multidimensional, tak ketinggalan juga dalam dimensi ekonomi. Dengan terlaksananya hal tersebut, maka transportasi berada dalam keadaan lancar dengan demikian, mobilitas faktor produksi akan semakin cepat dan makin meningkatkan produktivitasnya.

Ekonomi Pembangunan, Harapan dalam Proses Pembelajaran

Karena masyarakat yang telah ditanamkan budaya berjalan kaki dan memiliki kesadaran guna memakmurkan transportasi umum, maka masyarakat Indonesia akan memiliki etos kerja yang lebih bermoral akibat dari tuntutan untuk berangkat tepat waktu, maka produktivitasnya pun akan meningkat. Dengan makmurnya transportasi umum, maka daya beli masyarakat yang bekerja dibidang transportasi umum akan meningkat dan memberikan multiplier terhadap pendapatan nasional.

Jika dilihat dari segi Sustainable Development Goals, maka ini merupakan suatu hal yang fundamental. Dengan berkurangnya jumlah kendaraan di jalan, maka polusi yang disebabkan oleh kendaraan-kendaraan bermotor pribadi dapat ditekan. Hal tersebut dapat meningkatkan kemaslahatan bagi generasi sekarang maupun generasi yang akan datang.

Menyongsong Indonesia menuju kemajuan, sudah selayaknya hal-hal kecil yang fundamental seperti yang telah dipaparkan diatas dapat dilaksanakan demi kemaslahatan. Semoga hal tersebut dapat di realisasikan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: